Kriteria Drama Serial

3 min read

drama serial

Kriteria Drama Serial – Menonton merupakan salah satu aktivitas yang sering dilakukan oleh masyarakat terutama pada saat sedang waktu luang.

Aktivitas ini memang sering dijadikan ajang hiburan atau sebagai media untuk mendapatkan informasi dan wawasan.

Umumnya kegiatan ini sering dilakukan di sebuah bioskop atau melalui media elektronik yaitu televisi. Namun, seiring berjalannya waktu kegiatan menonton kini sudah bisa menggunakan media lain yaitu ponsel.

Hal ini bahkan sering menjadi hobi bagi sebagian masyarakat karena menonton merupakan hiburan yang murah dan mudah dijangkau.

Salah satu jenis tontonan yang banyak memiliki penggemar ialah drama serial. Umumnya kita menyebutnya dengan sinetron atau serial televisi. I

sinya tidak lain mengisahkan sebuah cerita melalui seni peran yang dibuat sedemikian rupa agar asyik ditonton dan tentunya penonton akan terhibur.

Serial ini memiliki penggemar yang cukup banyak. Hal ini tentu bergantung dengan alur cerita dari serial tersebut.

Akan tetapi, baik drama asal luar negeri maupun dalam negeri haruslah memenuhi kriteria tertentu. Hal ini bisa membuat tontonan tersebut menjadi lebih berkualitas.

Apa saja kriteria tersebut?

Berikut ini beberapa kriteria yang perlu ada dalam sebuah serial bergenre drama.

Lulus Sensor

Drama serial yang sering tayang terutama di televisi biasanya harus melalui uji lulus sensor. Hal ini untuk menjaga hal-hal yang kurang baik agar tidak dipertontonkan.

Dalam beberapa jenis serial terutama dari luar negeri, biasanya akan memuat adegan-adegan yang “berani” atau terlalu sadis.

Dengan adanya uji lulus sensor ini maka adegan-adegana tersebut bisa saja dipotong atau bahkan tidak ditayangkan sama sekali.

Baca Juga :  Film Terbaik Bioskop 2020

Biasanya Anda bisa melihat apakah serial tersebut sudah lulus sensor atau tidak saat tampilan awal penayangan serial tersebut.

Pihak penayangan dalam hal ini stasiun televisi akan memperlihatkan bukti uji lulus sensor dengan nomor khusus dan keterangannya (walaupun hanya sebagian).

Hal tersebut akan dikeluarkan langsung oleh lembaga khusus. Jadi, pastikan hal ini menjadi kriteria yang harus dipertimbangkan.

Mengandung Pesan yang Baik

Drama serial yang memiliki arti dan pesan yang baik dalam jalan ceritanya sangat cocok untuk menjadi tontonan yang baik.

Sebab, tontonan tanpa pesan yang baik tentunya akan menjadi tontonan yang sia-sia. Apalagi jika hanya mempertontonkan adegan yang tidak baik untuk dicontoh.

Setiap penonton harus mampu menarik kesimpulan dari isi cerita drama tersebut.

Setiap adegan yang dipertontonkan harus mengandung pesan yang positif. Penonton tidak hanya menonton begitu saja tanpa mendapatkan hasilnya.

Dengan adanya pesan tersebut maka kegiatan menonton menjadi lebih bermanfaat, tidak hanya sebagai hiburan semata.

Hal ini perlu diperhatikan oleh setiap produser atau crew dari pembuat serial tersebut.

Alur Cerita yang Menarik

Sebuah drama serial lebih direkomendasikan untuk ditonton jika memiliki alur cerita yang menarik.

Terkadang ada sebagian serial yang memiliki alur cerita yang mirip dengan serial yang pernah tayang.

Hal ini membuat serial tersebut cenderung membosankan dan monoton. Sebab, ceritanya sudah bisa ditebak dan alur ceritanya sudah pernah ada.

Alur cerita yang unik dan menarik akan membuat serial tersebut lebih seru untuk ditonton dan tidak membosankan.

Nantinya, Anda akan tertarik untuk menontontannya hingga ceritanya selesai.

Hal ini juga dapat membuat serial tersebut memiliki banyak peminat karena memiliki alur cerita yang berbeda dan pastinya lebih seru.

Pemeran yang Mumpuni

Aktor atau aktris yang berperan dalam sebuah drama serial akan lebih tepat jika mereka merupakan aktor atau aktris yang sangat pandai berakting.

Baca Juga :  Film Action Terbaik

Beberapa aktor atau aktris ada yang belum begitu mampu mendalami perannya dalam sebuah serial. Hal ini membuat serial tersebut terkesan membosankan dan kurang seru.

Selain itu, karakter dan peran yang dimainkan akan kurang “ngena” serta tidak begitu seru untuk dilihat.

Mereka yang pandai dalam berakting akan mampu melakukan setiap adegan dengan sangat baik dan penuh penghayatan.

Sehingga penonton akan dibawa kedalam suasana seperti dalam dunia nyata. Pesan dari ceritanya pun akan tersampaikan dengan baik.

Bukan Jiplakan

Beberapa drama serial biasanya menceritakan kembali sebuah judul serial dari luar negeri atau adaptasi dari judul yang sudah ada. Hal ini biasanya hanya akan membuat penontonnya mudah bosan.

Mereka hanya akan antusias saat awal penayangan saja karena penasaran dengan serial tersebut dalam versi dan bahasa yang berbeda.

Serial yang original biasanya lebih disukai dan ditonton hingga selesai. Sebab, ceritanya akan memancing penasaran penontonnya karena belum pernah ada sebelumnya.

Jika ada beberapa adegan atau sedikit cerita yang sama bisa saja dianggap wajar. Namun, walaupun memiliki izin serial yang bukan original bisa saja akan kurang diminati.

Ceritanya Tidak Berbelit-belit

Beberapa drama serial memiliki alur cerita yang terlalu panjang dan berbelit-belit. Hal ini lebih mudah memancing para penonton untuk tidak selalu menontonnya pada setiap episode.

Sebab, para penonton cenderung akan merasa bosan atau merasa kesal karena ceritanya yang terlalu panjang dan berbelit-belit.

Apalagi jika selalu ada tokoh yang baru dalam serial tersebut. Tokoh baru biasanya akan menambah alur cerita sehingga ceritanya bisa lebih panjang lagi.

Terlebih penonton biasanya akan lebih menyukai tokoh atau peran yang lama sesuai peran awal sejak penayangan.

Baca Juga :  Drama Korea Terbaru

Kehadiran peran baru bisa membuat penontn cenderung cepat bosan karena alurnya yang diperpanjang.

Ceritanya Tidak Flat

Drama serial akan lebih disukai jika didalamnya tidak hanya memperlihatkan adegan yang selalu sama.

Serial ini akan lebih disukai jika didalamnya terdapat bumbu komedi, action, dan juga romansa.

Hal ini akan mengundang penonton lebih banyak lagi karena adegannya tidak hanya tentang genre dari serial itu saja.

Adanya penambahan adegan lain akan membuat ceritanya lebih menarik dan tidak membosankan. Serial tersebut pastinya akan lebih seru dan membuat penonton ingin menontonnya kembali hingga selesai.

Namun, adegan-adegan tersebut harus memiliki batasan moral sehingga lebih layak ditonton.

Terdapat Batas Usia Penontonnya

Drama serial biasanya memiliki batas usia bagi penontonnya yaitu usia 13 tahun keatas. Hal ini sangat penting bagi keberlangsungan serial itu sendiri dan juga nilai moral bagi penontonnya.

Anak dibawah usia tersebut biasanya cenderung langsung meniru tanpa memilih adegan mana yang pantas dan tidak pantas ditiru.

Beberapa adegan dalam serial memang masih dianggap wajar untuk dipertontonkan namun tidak untuk usia dibawah 13 tahun.

Anda bisa melihat pada layar kaca Anda mengenai keberadaan batas usia tersebut dengan tulisan misalnya “R 13+”.

Jika tidak ada pastikan Anda tidak berusaha menontonnya didepan banyak orang karena anak-anak dibawah usia ini bisa saja ikut menonton.

Penutup

Itulah beberapa kriteria yang perlu diperhatikan pada drama serial yang akan atau sedang Anda tonton. Hal ini akan membuat serial tersebut menjadi lebih seru untuk disaksikan serta memiliki kualitas yang tinggi.

Sebab, sebuah tontonan harus memberikan manfaat yang baik bagi penontonnya dan tidak hanya sebagai hiburan semata. Jadi, teliti sebelum menonton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *